Bianca pulang ke Bandung dengan Moma di hari itu, sesaat kala turun dari dalam taxi, ia menatap rumah Ezra yang terlihat sangat sepi seperti biasa. Mau bagaimana lagi? Karena dihuni sendiri ya, selalu saja Bianca tidak mendapati tanda-tanda kehidupan di sana. Ezra juga nampaknya anti sosial, selama pindah dan sekomplek, Bianca tak pernah sekalipun mendapati Ezra membawa teman atau kenalan untuk bertamu, sekedar nongkrong sama-sama atau apapun itu. "Kenapa Bi, kok kamu lihatin rumah Mas sih?" "Moma kalau sudah menikah bakalan tinggal di mana?" tanya Bianca tiba-tiba. "Ya ... di rumah suami Moma dong. Bibi juga ikut." Bianca? Ikut tinggal di rumah Ezra? Big no! Lebih baik ia menjadi gelandangan dari pada harus tinggal bersama satu atap dengan lelaki itu. "Enggak deh Mom, Bibi mau tingga

