"Mas, gue enggak mau mati, gue tarik ucapan gue! Sumpah Mas, gue takut. Please, bilang ke supir lo kalau gue beneran masih mau hidup." Bianca menepuk-nepuk lengan atas Ezra panik. "Katanya mau mati, supir saya udah siap juga tuh." "Ogah anjir! Pak, pelanin mobilnya atau saya teriak nih!" Mendengar ancaman dari Bianca, sopir pun mulai memelankan laju mobil, tidak segila tadi. "Edan ya, emang di dunia ini enggak ada yang waras manusia tuh!" Bianca mendelik kesal. "Lo jangan macem-macem lagi sama gue ya Pak? Gak lucu banget bawa mobil kayak tadi, siapa tahu emang lagi apes kan? Kalau mati beneran berabe." "Iya, maafin ya Neng, bercanda aja ngeladenin Pak Ezra." "Ck!" Bianca berdecak sembari mengibaskan tangan. "Gue aduin Moma loh Mas kalau lo kayak barusan." "Saya enggak takut, Moma k

