87. Jujur Pada Aalifa

1010 Words

Pagi itu, Daniel datang untuk ikut sarapan di rumah Moma, begitu juga dengan Ezra yang merasa tidak bisa lagi menolak undangan dari Aalifa. Toh, masakan wanita itu memang yang paling Ezra sukai. Sesaat, Ezra melirik Bianca yang mengambil tempat di samping Daniel. Bukan di sampingnya. "Nah, ini tambahan makan pagi ini. Agak berat tapi semangkuk soto dan kuahnya pagi-pagi itu bikin seger." Aalifa menyimpan empat mangkuk soto di atas meja sebelum kemudian duduk di samping Ezra. "Tante produktif banget ya ternyata. Pagi-pagi udah bisa masak hal-hal begini, mana masakannya enak lagi." "Daniel bisa aja." "Tante kayak Bunda sih, pantesan kalian berteman. Sama-sama suka masak juga ternyata. Mana di usia kalian masih bisa nyambi kerja padahal kan bisa pensiun dari beberapa tahun lalu." "Iya s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD