Ketika itu, hujan terus mengguyur Bandung, tidak begitu besar, hanya saja cuaca kurang menyenangkan. Ezra pulang dengan pesan dari Aalifa yang mengatakan jika ia harus melihat Bianca di rumah dan memberikan makanan yang sebelumnya sudah Aalifa berikan. Wanita itu akan bertahan lebih lama di kantor karena kerjaan. Dan itu bagus, Ezra jadi memiliki kesempatan untuk berduaan dengan Bianca. Ketika mobil sudah terparkir rapi di garasi rumah, Ezra langsung melintasi jalan ke arah kediaman Bianca. Lelaki itu dengan tekun menutup gorden-gorden dan menyalakan lampu sebelum naik ke lantai atas, seperti biasa, membuka pintu kamar Bianca tanpa mengetuk tapi kali ini, lebih pelan. Agak kaget, Ezra mematung mendapati Bianca tengah duduk seorang diri, memeluk lutut di sofa yang menghadap ke arah jende

