44. Ketemu Mantan

1021 Words

"Lo ngapain sih?" ujar Bianca kesal sembari menemui Xavier yang kini berdiri di depan pagar besi yang terkunci rapat. Bianca tak ingin mengambil risiko untuk membukanya, bisa saja Xavier juga merencanakan beberapa hal jahat terhadapnya. Patut diwaspadai. "Cuma mau ketemu kamu." Suara Xavier masih lemah lembut, lelaki itu kemudian berjalan mengikis jarak, berdiri tepat di balik pagar besi yang menghalangi ia dan keinginannya dari memeluk Bianca yang hari ini nampak menggoda dengan pakaian serba ketat. "Kenapa?" "Karena aku khawatir." Pijar tatap Xavier nampak mendung sebelum kemudian menghangat. "Meski pun agak telat, tetep aja, seenggaknya kamu harus tahu aku di sini sekarang dan masih peduli banget sama kamu, Bi." "Look! Gue baik-baik aja. Jadi sekarang, lo boleh pergi." Bianca berbal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD