* John pun akhirnya meraih tangan putranya itu, ia menggenggam erat jemari Mike yang terasa dingin, "Mike, kautahu, kondisi mommy semakin melemah, dan kaujuga tahu, daddy semakin menua. Apakah kautidak ingin membuat kami merasa bahagia dipengujung usia kami ini?" tanya John. Mike terbelalak, sungguh ucapan John membuatnya terpaku, apa maksud Daddy? "Dad, apa maksudmu?" tanya Mike heran. John menghela napasnya, "Daddy tahu, kau itu anak yang cerdas. Segeralah perkenalkan pilihanmu pada kami, jika kautidak ingin menyesal karena kami tidak sempat menemui menantu kami," ujar John yang sungguh membuat Mike terdiam. Mike menatap John lekat, "Dad, aku belum kepikiran soal itu. Apa bisa daddy tidak mendesakku? Aku perlu waktu." John melepaskan tangan putranya, ia berdiri dan membetulkan j

