Sleep Over

1289 Words

“Evan, bagaimana dengan sekolah kamu? Semuanya baik-baik aja?” Ran tidak menyerah untuk mengobrol dengan adiknya sekalipun Theo ada di sana mendengarkan. Evan mengangkat tatapannya yang sedari tadi terpaku pada makanan. “Ya, semuanya baik.” “Temen-temenku kamu gimana? Apa ada yang kamu suka?” Evan berjengit dan tampak menahan napas. Wajahnya sedikit memerah dan itu membuat Ran tersenyum. “Ada, ya?” goda Ran. Theo ikut memandang Evan sembari menyuap makanannya. “Dia pasti seksi.” Wajah Evan semakin memerah. Ran bahkan hampir bisa melihat asap keluar dari kupingnya yang memanas. “Aku nggak bilang kalau aku suka—” “Penyangkalan tanda suka,” potong Theo cepat. Evan membelalak padanya, lalu menoleh pada Ran dan menggeleng, mencoba untuk meyakinkan sang kakak. “Aku nggak gitu. Temanku di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD