PERTEMUAN
teriknya sinar matahari dan hembusan angin sepoi sepoi mewarnai perjalanan arya di tengah padatnya kota.
macet hingga melelahkan membuat arya sedikit bosan dengan pekerjaannya.
waktu menunjukan pukul 11:30 arya menulusuri setiap customernya berharap hari ini mendapat banyak orderan.
selain mencari orderan arya juga bertugas sebagai collector/tukang tagih.
kebetulan hari ini arya ada tugas menagih ke sebuah restoran tempat dia menjual produknya.
setelah menempuh perjalanan selama 15 menit arya pun sampai di lokasi restoran tempat dimana ia akan melakukan penagihan.
arya menuju ke bagian kantor untuk bertemu dengan salah satu pegawai yang bernama silvia sebagai akuntan kantor restoran tersebut namun karena silvia belum ada di kantor, akhirnya arya harus menunggu sampai silvia datang ke kantor.
"..permisi pak..maaf mbak silvianya ada saya mau melakukan penagihan..". tanya si arya kepada salah satu staff di kantor tersebut.
"..ohh..maaf mas mbk silvianya lagi di luar..silahkan menunggu sebentar..". jawab salah satu staff kantor kepada arya.
"..baik pak ..". jawab arya.
30 menit sudah arya menunggu, namub silvia tak kunjung datang.
akhirnya arya meminta kontak silvia ke salah satu satpam di restoran tersebut.
"..permisi pak satpam..ini mbak silvianya kok belum juga datang ya..". tanya arya kepada pak satpam.
"..emm..nggk tau ya mas..coba samean wa aja..". jawab pak satpam.
"..nggk punya nomornya pak..saya boleh minta nomornya biar saya wa aja..". tanya arya.
akhirnya pak satpam memberikan nomor silvia ke arya.
tanpa banyak basa basi arya pun wa silvia.
"..mbak saya mau melakukan penagihan..mbaknya ke kantor jam berapa ya..". tanya arya melalui wa.
tak lama kemudian silvia menjawab lewar wa tersebut.
"..bentar ya mas...ini perjalanan ke sana..bentar lagi nyampek kok..". jawab silvia kepada arya lewat wa.
"..iya mbak..saya tunggu..". ucap arya kepada silvia melalui wa.
arya yang sedikit terkejut melihat chat wa silvia, karena setahu arya silvia ini adalah sosok yang sangat cuek dan lumayan galak.
namun arya tidak terlalu memperdulikan dia hanya senang silvia yang begitu terlihat sangat cuek bisa ramah kepadanya.
tak lama kemudian silvia membalas lagi wa arya dengan sebuah pertanyaan.
"..emmm..dapat nomorku dari mana mas..". tanya silvia lewat wa.
"..hehehe..dari pak satpam mbak..kenapa mbak..". tanya arya melalui wa.
"..dihhh kenapa gak minta ke aku sendiri coba..kan kita sering ketemu..". Tanya silvia.
"..hehe..malu mbak..". Jawab arya dengan malu malu.
Tak lama kemudian silvia pun datang dan sudah melihat arya duduk di ruang tunggu untuk menunggunya.
"..udah lama mas..". Tanya silvia kepada arya.
"..udah lumayan sih mbak..". Jawab arya.
"..maaf ya tadi lagi di jalan hehe..". Jawab silvia.
Arya yang diam diam memandang kecantikan silvia merasa sangat senang ternyata silvia ramah kepadanya.
"..ya tuhan cantik banget cewek ini..seandainya dia pacarku bangga banget aku..hihihi..". Ucap arya dalam hati.
Disisi lain arya yang menganggap dirinya pas pas an ini tidak berani berharap lebih kepada silvia yang kecantikannya bagaikan bidadari. Setelah beberapa menit akhirnya tagihan pun selesai dan arya pergi dari kantor silvia.
Tanpa di sangka sangka oleh arya, ternyata silvia menanggapi apa yang di sampaikan arya lewat pesan wa, sehingga akhirnya mereka sedikit demi sedikit mulai saling dekat.
Kini arya tidak peduli dengan dirinya yang serba pas pas an karna dia hanya menganggap silvia seorang teman saja.
setiap hari mereka saling chat dan berbagi cerita masing masing.
tertawa dan menangis mengiringi pesan pesan singkat yang mereka sampaikan.
tanpa disadari arya mulai sedikit memiliki harapan terhadap silvia, lagi pula siapa lelaki yang tidak menginginkan silvia.
begitupun silvia dia merasa nyaman dengan arya, arya yang selalu memberinya semangat akan setiap masalah - masalah yang di alami silvia.
tanpa mereka sadari akhirnya sedikit demi sedikit timbulah rasa cinta di antara mereka namun mereka belum berani saling menyatakan satu sama lain.
arya yang mulai jatuh hati kepada silvia membuat dirinya sedikit cemas karena ada sesuatu yang sangat mengganjal di hati arya namun arya tetap jalani untuk mendekati silvia meskipun dia tau saingan di luar sana jauh lebih hebat dalam segala hal dari pada dia.
permasalahan arya di sebabkan karena arya sudah memiliki kekasih dan begitupun juga silvia yang terlihat sangat mencintai kekasihnya.
lewat story yang di bagikan silvia melalui wa menandakan silvia sangat cinta pada kekasihnya yang berprofesi sebagai tentara, hal ini membuat arya sangat minder dan merasa tak mungkin memiliki silvia.
karena rasa cintanya kepada silvia akhirnya arya tidak perduli dengan apa yang ada saat ini, dia tetap nekat mendekati silvia dan yakin akan mendapatkan cinta silvia.
arya diam diam terus membuat silvia nyaman dengan berbagai cara dan silvia pun merasa berbeda saat dengan arya.
silvia melihat arya begitu asyik dan sangat menghibur di tambah lagi arya terlihat sosok pria yang sangat romantis karena sering melantunkan lagu lagu cinta untuknya.
hati silvia memang luluh namun silvia enggan bicara tentang perasaanya kepada arya karena silvia tidak mau mengkhianati kekasihnya.
silvia mulai penasaran dengan kehidupan arya dan bertanya kepada arya.
"..ar.. kenapa kamu gak nyari pacar..". tanya silvia.
"..nggak pengen aja..kenapa emangnya ?..". jawab arya.
"..ya nggk apa apa sih nanya aja emang gak boleh kalau nanya..". ucao silvia.
"..aku udah punya pacar sil..". ucap arya.
silvia sangat kaget dengan ucapan arya dan sontak membuat moodnya hilang berantakan dan terlihat sangat kesal pada arya.
"..apaaa kamu udah punya pacar..". ucap silvia dengan sedikit amarah.
"..iya emang kenapa hayoo ?..". tanya arya yang pura pura tidak tau bahwa silvia kesal padanya.
"..gak apa apa..yaudah sana sama pacarmu aja..maaf mengganggu..mulai sekarang kita hubungan masalah kerjaan aja dan nggk lebih..bye..". ucap silvia yang sedang sangat sangat marah.
"..sill..kamu gak apa apa kan..". tanya arya.
silvia yang pergi dengan rasa kecewa di hatinya dan tak menjawab pertanyaan arya.
kini keseharian arya mulai terasa sepi, meski wajah arya yang tidak terlalu tampan namun arya sebenarnya adalah lelaki tukang selingkuh yang memiliki kekasih dimana mana.
karena kehadiran silvia di hidupnya akhirnya arya memutuskan hubungan dengan para selingkuhannya demi agar bisa fokus pasa silvia namun arya tidak memutuskan hubungan dengan pacar utamanya karena dia juga masih cinya dengan pacar utamanya.
kini hati arya terbagi 2, meski dia memiliki kekasih utama yang bernama erna tapi entah kenapa hatinya sepi tanpa kehadiran silvia yang selalu setia menemani kesehariannya dan menghibur hatinya saat sedang sedih.
sebenarnya erna pun tak kalah cantik dengan silvia hanya saja hati arya memang cenderung lebih nyaman saat dengan silvia.
seminggu kemudian arya mencoba hubungi silvia.
"..sil..apa kabar..". tanya arya lewat pesan di hpnya.
"..bai ar..kamu sendiri..". jawab silvia.
"..besok kita ketemu lho..aku kangen tauk wkwwk..". canda arya.
"..kangen aja sama pacarmu sana..nggak usah sama aku..". jawab silvia dengan nada cemburu dan manja.
"..nggak..aku kangenya sama kamu cantik..". rayu arya.
"..nggak cantik..". jawab sinis silvia.
"..sapa bilang nggak cantik biar ku hajar sini..". rayu canda arya.
"..tauk sapa..pacarmu mungkin..". jawab silvia.
"..cemburu ya wkwwk..". tanya arya.
"..nggk tuh..siapa yang cemburu..". ucap silvia.
"..cemburu juga gapapa kok aku ikhlas..hehehe..". ucap arya.
"..udah aku mau tidur lanjut besok aja pas ketemu..". ucap silvia yang mulai hilang mood karena memang sedang cemburu.
ternyata silvia moodnya telah kembali dan menerima arya hadir kembali di hidupnya.
arya pun tak sabar ingin segera bertemu dengan silvia esok hari.
********