Pagi itu dimulai dengan tenang. Terlalu tenang. Langit di luar rumah keluarga Fernad tampak cerah, sementara para staf menjalankan pekerjaan seperti biasa. Allena baru saja pulang dari kelas pagi dan sedang membantu Ibu Sumi memeriksa beberapa kebutuhan dapur ketika suasana rumah mendadak berubah. Bukan karena tamu datang. Bukan karena masalah pekerjaan. Melainkan karena sebuah koper besar berdiri di dekat pintu utama. Allena yang kebetulan lewat langsung mengenali koper itu. Milik Clarissa. Jantungnya berdebar pelan. Entah kenapa firasat buruk muncul begitu saja. Dan firasat itu terbukti beberapa menit kemudian. "Aku berangkat siang ini." Suara Clarissa terdengar dari ruang keluarga. Allena yang sedang membawa nampan otomatis berhenti melangkah. Di dalam ruangan, Gilberto se

