Bab 15 Sisi lain ZACK

1166 Words

Malam itu rumah keluarga Fernad sudah terlelap dalam keheningan. Jam dinding menunjukkan pukul setengah dua belas malam ketika Allena terbangun karena tenggorokannya terasa kering. Ia duduk perlahan di atas ranjang. Kamar terasa gelap dan tenang. "Aduh... haus sekali." gumamnya pelan. Dengan langkah hati-hati, ia keluar dari kamar dan berjalan menuju dapur. Lampu utama rumah sudah dimatikan. Hanya beberapa lampu dinding yang masih menyala redup di sepanjang koridor. Suasana rumah terasa berbeda saat malam hari. Lebih sunyi. Lebih pribadi. Allena menuruni tangga perlahan. Namun saat hampir sampai di dapur, ia mendengar suara percakapan. Ia langsung menghentikan langkah. Suara itu berasal dari area dapur kecil yang terhubung dengan taman belakang. Awalnya ia mengira ada staf y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD