17. Dramatis Mertua dan Madu.

1037 Words

"Mas, antar aku kekamar." ucapku sekali lagi, aku tau bukannya mas Guntur tidak mendengar permintaan ku, tapi dia bingung karena berada di antara dua pilihan. Mengantarkan ku kekamar karena aku sedang pusing, atau menggandeng Kasih yang berjalan terbungkuk-bungkuk karena habis melahirkan secara secar. "Mas, kamu dari rumah sakit tidak sekalipun membantuku berjalan, kamu jahat Mas, aku baru saja melahirkan anak kita tapi kamu bahkan mengabaikan ku, aku masih sakit mas, aku mau pulang kampung saja kalau begini." Kasih menangis histeris di tambah pula dengan ancaman. Bagus! Ini adalah situasi menegangkan sekaligus membingungkan buat mas Guntur. "Aduh, ah! Mas tolong aku, sakit sekali di sini." Aku tidak kalah drama, ku pegang kepalaku sambil duduk. "Ya sudah jangan duduk, baring saja, n

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD