Bab 68

1229 Words

"Jadi ini kerjaan lo tiap hari?" tanya Liana. Seperti bernyanyi sebuah lagu, bangun pagi kuterus mandi, tidak lupa menggosok gigi, kemudian membereskan tempat tidur baru menuju dapur. Tak melaksanakan shalat subuh karena keduanya sama-sama sedang datang bulan. "Hmmm, kalau gak disiapkan sarapan, ngamuk. Ancam gak kasih jajan." Luna memindahkan wajan kotor ke dalam wastafel untuk dicuci. Rafan tak suka berantakan dan piring kotor ditumpuk. Hari ini pekerjaannya lebih ringan berkat kehadiran Liana. Ada yang bantu masak. Sebenarnya pekerjaan Luna hari ini hanya memotong daun bawang. Selebihnya urusan Liana. Liana tahu persis lidah Rafan seperti apa dan mumpung lagi rajin dan dia pun mau memasak. Makanan yang sangat sederhana, bahkan Luna sama sekali tak pernah kepikiran untuk menyiapkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD