“Mesum.” Suara teriakan m***m mengundang perhatian warga setempat yang tengah menikmati pasar malam. Mereka menghentikan aktivitas mereka, buru-buru mengerumuni sumber suara. Tak jauh berbeda dengan Luna. Dia sangat penasaran ingin melihat siapa yang berani berbuat m***m di tempat umum. “Gak usah kepo sama urusan orang.” Rafan memberi penegasan pada istrinya agak tak ikut-ikutan dengan orang-orang yang pergi mengikuti sumber suara. “Tapi itu kayak serius deh. Ayo kita lihat!” Luna menarik tangan Rafan tapi Rafan masih enggan untuk bergerak sedikit pun. Dia memakai mode batu yang susah diseret. “Fanfan, lo itu ketua RT. Kita harus lihat, siapa tau salah satu dari warga elo.” Terdengar suara helaan napas panjang, Rafan pun ikut pergi mengikuti ajakan Luna untuk melihat siapa yang telah m

