“Kamu tahu nggak?” Friska mengulang tanya. “Hmm, maaf … aku waktu kuliah kurang gaul. Jadi nggak banyak tahu soal perkembangan lingkungan sekitar. Selesai ikut kelas, langsung ngajar les dan kerja di kedai kopi.” Kirana lagi-lagi memberikan jawaban tidak langsung. “Arda juga bilang nggak terlalu kenal sama kamu. Tapi, dia cerita sering nongkrong di kedai kopi kalau lagi nugas. Apa itu kedai tempat kamu kerja?” Friska berusaha mencari celah lain. “Iya. Dia dan teman-temannya memang sering ke tempat itu.” Kirana mulai gelisah. Bagian cerita bahwa Ardana tidak terlalu kenal dengannya, sedikit mengusiknya. “Kamu nggak pernah lihat dia sama perempuan yang jadi pacarnya?” selidik Friska semakin jauh. “Aku nggak terlalu memperhatikan. Aku terlalu fokus dengan hidupku sendiri waktu itu, Mema

