Chapter 73

624 Words

"Yakin, A?" "Yakin!" Ale menjawab dengan pasti. Dia tidak ingin keluarganya ikut khawatir jika bercerita tentang Ajeng. Bagaimana pun, keluarganya tampak sangat menyukai pacarnya itu.  "Ya udah. Awas aja kalau bohong, ya. Arin nggak suka kalau Aa nyembunyiin masalah sendirian." "Iya, Aa nggak bohong." Ale merasa bersalah sebenanrnya. Akan tetapi, dia sungguh tidak ingin membuat keluarganya ikut khawatir. Nanti, setelah dirinya mendapat informasi yang benar mengenai Ajeng. Setelah Ajeng memberi tahu padanya tentang kejadian yang dialami cewek itu beberapa hari lalu, Ale baru akan menceritakan semuanya.  *** Galih, Aldi, dan Fatir berkumpul di tempat biasa mereka melakukan diskusi atau sekadar berbagi canda dan tawa. Ketiganya janjian untuk datang ke sana meski pun hari ini Sabtu, alia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD