Sang duke membuka matanya perlahan dan melirik ke arah orang yang mengacungkan bilah pedang padanya. Dia tidak bisa memastikan siapa orang yang berada di balik tudung kepala, tetapi bisa dipastikan kalau orang yang berada di hadapannya bukan lawan biasa karena mampu membuatnya tidak menyadari keberadaan orang lain di dalam kamar. Pedang itu kini ditarik dari menjauh darinya. Dia memperhatikan bagaimana gerakan yang tampak sudah terlatih. Orang itu pastinya bukan penyusup biasa karena mampu menembus keamanan Morning Glory yang seharusnya sulit untuk dilewati kecuali orang-orang yang memiliki keahlian lebih. Dia menoleh ke arah Anastasia yang masih terpejam matanya. Bergerak sebentar hanya untuk menggaruk pipi sebelum mengganti posisi tidur. Jika tadi menghadap padanya, sekarang tidur denga

