Bab 57: Menahan Rasa

1014 Words

Setelah putri Kayana tidak lagi tampak punggungnya, Anastasia langsung melirik ke arah tangan sang duke. Tadi saat nyawanya terancam, pedang yang dia pegang langsung direbut. Jarak mereka membuat sang duke tidak dapat mencapai gagang pedang. Dia melihat tangan itu menyentuh bilah sebelum mendapatkan bagian gagang. Gerakan sang duke sangat cepat dan membuatnya kehilangan fokus. Baru saja sadar kalau dirinya sendiri juga terancam. Anastasia mengangkat tangan itu dan tampak cairan berwarna merah telah membasahi telapak tangan. Dia celingak-celinguk mencari sesuatu yang bisa dipakai untuk menghentikan darah semakin banyak. Hendak melangkah untuk mengambil sesuatu dalam lemari, dia dicegah tanpa bisa dibantah. "Kau tidak perlu melakukannya. Ini hanya goresan kecil yang akan berhenti mengalirk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD