Bab 145: Berita Kehamilan 6

1007 Words

Lady Ileana memberikan segelas air pada suaminya. Bukan teh lavare, melainkan air putih biasa. Kini suasana sudah lebih tenang dari yang tadi. Raut wajah itu tidak lagi menampakkan kemarahan mendalam. "Pulanglah ke rumah ayahmu," ucap Pangeran Tatius tiba-tiba. Lady Ileana langsung tersentak ketika mendengar permintaan suaminya. "A-apa maksudmu dengan aku yang pulang ke rumah ayahku?" "Jangan salah paham mengenai permintaanku. Aku hanya tidak ingin terjadi apa-apa padamu jika kau tetap tinggal di istana kerajaan. Terlebih aku tidak berada dalam kondisi baik saat ini. Aku tidak ingin sikap emosionalku nantinya melukaimu. Lebih baik kau tetap bersama ayahmu untuk sementara waktu dan menjaga anak kita dengan baik. Setidaknya sampai suasana kembali stabil." "Lalu, apa yang akan kau lakukan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD