Caroline langsung berdiri tegak ketika mengetahui bahwa Pangeran Darius sudah kembali. Dia yang awalnya bersemangat untuk menyambut kedatangan suaminya perlahan tidak lagi menampakkan senyuman lantaran raut wajah itu begitu buruk. "Sial!" Ditambah umpatan yang keluar dari mulut Pangeran Darius membuat keyakinan bertambah kalau sesuatu memang benar-benar telah terjadi. "Ada apa?" "Kondisi kesehatan Pangeran Tatius semakin membaik." "Itu berita yang buruk." "Kau benar. Posisiku sedang terancam. Aku tidak akan bisa mewarisi takhta jika setelah ini dukungan pada Pangeran Tatius semakin besar. Hanya kondisi kesehatan yang menjadi penghalang kuat untuk menggugurkan nama Pangeran Tatius dan sekarang semua telah lenyap!" Caroline menenangkan suaminya agar tidak emosi lagi.

