Putri Ileana masih ingat waktu pertengkaran mereka terjadi. Dia telah membuat Pangeran Tatius marah karena sudah menampar Putri Haura. Semua bukan tanpa alasan karena dia pada waktu itu sudah terlalu muak dengan kebaikan Putri Haura pada suaminya. Terlebih mereka terlihat dekat satu sama lain. Siapa yang tidak curiga jika melihat suami sendiri sangat akrab dengan wanita selain dirinya? Pangeran Tatius bahkan memberikan banyak bunga hanya untuk Putri Haura. Dia saja tidak pernah diperlakukan begitu. Meskipun mereka adalah keluarga, tetapi keakraban itu pula yang menyebabkan pikiran buruk mengaliri otaknya. Lebih tidak habis pikir lagi kalau suaminya sendiri akan membela Putri Haura sampai mengasingkannya. Justru hal itu semakin membuat kebencian di hatinya tumbuh. Bahkan semakin benci lag

