Bab 41: Menjatuhkan Mental

2008 Words

Anastasia memijat sang duke lambat-lambat. Dia bukan ahli pijat yang mana tau teknik yang baik. Sebisanya saja dengan berbagai macam cara yang dilakukan seenaknya. Memukul-mukul punggung sang duke dengan kepalan tangan, menggunakan jemarinya untuk menekan perlahan, dan juga menggunakan kaki untuk menginjak punggung yang kini tertelungkup. Sang duke tampaknya menikmati pijatan itu dalam pejaman mata. "Apa yang kau lakukan sebelum dituduh sebagai seorang pembunuh?" Tanyanya memulai percakapan untuk menggali informasi lebih. "Tidak banyak. Hanya beristirahat saja. Waktu itu aku dan para koki lainnya tidak diizinkan menginjak dapur dan mendekati putri Haura karena kondisi kesehatan beliau. Tidak lama setelah itu tiba-tiba aku dipecat." Entah apa alasannya namun dia mendengar kabar kesehatan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD