Allegra sangat penasaran dengan sikap Lona dan membuatnya ingin bicara pada gadis tersebut. Cukup janggal bila Lona menerima semuanya dengan mudah, Lona selalu memikirkan segala keputusannya. Lalu apa yang ia rencanakan? “Apa papa boleh bicara sebentar? “ Tanya Allegra menghampiri Lona ketika semua ingin tertidur. “Di ruangan papa? Aku sudah menduga. “ Ucap Enteng Lona mengikuti arah Allegra. “Ada sesuatu yang membuatmu kesini? Jangan bilang kau sedang bertugas? “ “Ah, sangat sulit membohongi papa. Memang aku sedang bertugas, lebih tepatnya menjaga Ranzio Ideaz. Dia sedang diincar seseorang.” “Sungguh?” “Dia, dalang dibalik kasus teror pembantaian keluarga. Aku dapat petunjuknya yaitu Ranz. Aku juga ingin mendapat pelajaran dari papa.” “Aku akan membantumu dan melindungimu. “Desahn

