PART 36

1042 Words

Flashback On Beberapa jam sebelumnya.  Saat kabut bahkan masih berniat menebalkan diri dan membawa diri mereka melayang semakin rendah dan mencium bumi. Dua orang pria dengan suasana hati yang berbeda. Dwyne Snowball dan William Greyson. Mereka berdua duduk di dalam kabin William. Bukan untuk sebuah perjamuan minum teh di pagi hari ataupun undangan khusus untuk mengobrol sesama pelancong. Tapi untuk sebuah pertanyaan yang mendesak untuk menemukan jawabannya. Sekalipun sebelum pertanyaan itu di ajukan, Dwyne Snowball harus membuat pintu kabin Tuan Greyson tumbang membentur lantai dan hancur berderak. Semua karena Tuan Greyson menolak membuka pintu sementara Dwyne tidak mempunyai banyak waktu dan merasa bahwa dia harus membuang seluruh kesabarannya. "Sekali lagi aku bertanya, Tuan Grey

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD