PART 37

1063 Words

Semua terhenyak. Semua sibuk dengan pikiran masing-masing. Menatap sosok Louisa yang berdiri dengan lemah. Kakinya seakan tidak lagi mampu menopang tubuhnya. Penampilannya yang lusuh membuat Darell merasa, Louisa melakukan perjalanan yang tidak mudah. Yang terbayang di pikiran Darell adalah masa kecilnya. Isi kepalanya seakan disentak begitu hebat. Sosok di depan sana, seseorang yang sedang menyandera wanita yang dicintainya itu, sejatinya iblis yang membuat hatinya menghitam secara perlahan. St.Petersburg seakan menjadi saksi sejarah. Waktu itu Darell masih terlalu belia untuk bisa menyaring apa itu sebuah kebenaran dan apa yang dimaksud sebuah fitnah. Darell hidup dalam kabut abu-abu. Antara kasih sayang yang selalu mendapat penyangkalan. Kediaman keluarga besar Bareskovic. Adala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD