Pindah ke Kota

1441 Words

Berulang kali kami mencoba menjenguk Asep, tapi berulang kali juga kami diusir. Sekali pun aku belum pernah melihat wajah Asep sejak dia kecelakaan itu. Tante Wina selalu standby menemani hingga aku tak memilki kesempatan dan celah untuk menemuinya. "Mau ke mana, Mil?" tanya Mama saat aku keluar dari kamar sudah berpakaian rapi. "Mau ke rumah sakit, Ma." "Apa enggak sebaiknya jangan ke sana, Mil. Kamu tau sendiri gimana mamanya Asep, kan?" "Aku tau, Ma. Tapi enggak ada salahnya nyoba. Siapa tau Tante Wina lagi pergi. Jadi, aku punya kesempatan buat lihat Asep atau tanya kondisi dia ke papanya." "Sudah izin Mustafa?" Aku mengangguk. "Mas Mus udah izinin kok, Ma." "Ya sudah. Tapi ke sananya jangan sendiri, ya. Diantar Karim saja. Sebentar lagi dia balik dari pabrik, kok." "Iya," jawa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD