Alan pulang ke rumah orangtuanya setelah diminta oleh keduanya untuk berkunjung ke sana. Dia sudah lama sekali tidak pulang ke rumah orangtuanya karena memikirkan kesibukan bekerja. Sungguh, dia tidak pernah mau pulang ke rumah kalau sudah berhadapan dengan pekerjaan. Dia pekerja keras karena sadar bahwa setiap bulan dia harus mengirimkan uang ke panti asuhan yang telah dibuat oleh orangtuanya sejak dulu. Ya rumah bersejarah yang dijadikan tempat tinggal anak-anak kurang beruntung. Menjadi orang dermawan itu tidak perlu diakui, begitu yang dikatakan oleh orangtuanya dulu sejak dia masih kecil. Jadi Aksa tidak terlalu menonjolkan diri juga kalau ingin diakui, itu yang dipelajari oleh Alan sekarang dari orangtuanya yang sangat baik. Terlahir dari keluarga yang sangat baik dan lembut. Kel

