MIB S2 - Siapa Gadis Tadi?

1054 Words

Alan nongkrong di salah satu kafe dengan teman-temannya sembari menyesapi rokoknya. Dia sendiri memang perokok yang aktif. Kalau dia pulang dengan keadaan seperti ini jangan harap kalau rokoknya masih bisa mengepul seperti ini di hadapan orangtuanya. Terlebih di depan Aksa, pria itu sangat benar-benar keras kepala. Bisa patah tulang Alan kalau pria itu mengomelinya. Alan yang merasa sudah dewasa tapi tidak bisa hidup dengan bebas. Keinginan untuk hidup di apartemen pun susah sekali kalau Aksa sudah menghubunginya dan mengatakan kalau dirinya harus pulang. Menjadi anak yang nomor dua itu memang sangat sulit. Semua ekonomi ditumpahkan kepadanya. Jadi dia menafkahi orangtua dan juga anak-anak di panti asuhan. Walaupun tampangnya seperti baj!ngan. tapi hatinya tidak separah itu. Dia hanya ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD