Anna dan Pay

2915 Words

Bayu malam menerpa wajah Arjuno dengan keras sekali, seakan ada dendam yang dia sampaikan dengan tiupannya itu. Baru saja sebuah pertandingan usai, mie goreng telur plus nasi melawan Arjuno. Akhir dari pertandingan itu sudah dipastikan pemuda itu lah yang selalu menjadi pemenangnya, dia selalu menghabiskan sampai tandas dengan kuah tak bersisa.  Akhir-akhir ini nafsu makan pemuda itu memang luar biasa menggila, mungkin itu disebabkan oleh obat nafsu makan yang sengaja dikonsumsinya setiap hari. Obat itu dibelinya di salah satu toko obat di Pasar Parung saat berangkat kerja. Ada dua alasan Arjuno mengonsumsi obat nafsu makan, pertama, untuk mengalihkan pikiran dari kehidupan asmaranya yang suram. Kedua, supaya badannya menjadi lebih berisi. Entah mengapa berat badannya tidak mau bertamba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD