Saat Aku Benar-Benar Jatuh Hati

1336 Words

Motor bebek baru saja menapaki Jalan Anyar beberapa detik lalu, kendaraan roda dua itu baru saja terlewati rumah Kiwil yang sudah lengang seperti tak bertuan. Tidak jauh dari sana Arjuno tiba-tiba menghentikan motor lalu menurunkan kedua kaki menginjak tanah, posisinya masih duduk di jok. Pemuda itu menghirup napas dalam-dalam lalu menghembuskannya perlahan, mungkin apa yang dilakukannya bisa sedikit meredakan sakit karena luka yang baru saja menganga. Shopia hening di jok belakang, mungkin dia tahu alasan sosok di depannya menghentikan motor kala itu. “Aku mau kamu kuat, tegarlah seperti batu karang, Jun,” bisik gadis itu dari belakang punggung Arjuno. Pemuda itu menolehkan kepalanya sedikit ke belakang, ingin sekali mulutnya meluncurkan kalimat yang meronta di mulutnya. Tegar seperti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD