Hai, namaku Mona
Hai , aku Mona . aku gadis 17 tahun yang baru saja menamatkan sekolah ku di SMA. Aku adalah gadis kampung yang dibesarkan di desa kecil di pesisir pantai . Ayahku adalah seorang Nelayan dan ibuku bekerja di rumah pemotongan ikan.Masa kecilku sangat bahagia.Hari hariku kuhabiskan di pantai setelah sepulang sekolah,bermain dengan teman teman sambil mencari kerang.Sangat menyenangkan.Tapi semuanya berubah sejak kepergian ayahku.
Saat itu aku masih duduk di kelas 3 SMA, aku mendengar kabar bahwa ayahku menghilang di lautan.Kala itu badai tepi laut sangat dahsyat,ibu melarang ayah untuk melaut tapi ayah bersikeras pergi.Ya, begitulah ayahku sangat gigih dalam mencari nafkah.Hingga waktu berlalu.Hari demi hari,bulan bulan pun berlalu.Tahun demi tahun. Ayah tak kunjung kembali,bahkan jejaknya tak bisa kucari lagi.
Ibu memutuskan untuk merantau ke kota setelah aku lulus SMA,kami pun pergi berdua saja naik bus.Di kota ibu punya kenalan lama dan ibu mendapat pekerjaan dari beliau sebagai pembantu rumah tangga.Dan perlahan kami bangkit dari rasa sakit karna kehilangan ayah.Ibuku punya majikan yang sangat baik hati.Beliau bilang akan menyekolahkanku di universitas negri asal aku bisa masuk dengan nilai murni.Aku mengikuti proses yang ada.Ujian dan segala tes berhasil ku tempuh, dan Yaa aku lulus dan masuk universitas negri ternama di bandung.Aku sangat bersyukur.