Meet Him Again

1755 Words

12 tahun kemudian "Halo, ada apa Mi?" "Kak Ita jangan lupa acara nanti malam. Kata Papa kalau Kak Ita nggak dateng Papa marah," kata Azmi dari seberang telpon sana. "Iya iya Kakak inget kok, sudah ya. Kakak masih ada pasien." Aku langsung menutup telpon itu kemudian memasukkannya ke dalam tas. Azmi yang sedang sibuk-sibuknya mengurus kuliah masih sempat-sempatnya mengingatkanku untuk hadir di acara pembukaan cabang baru milik Papa. Papa yang berbisnis property kabarnya saat ini sedang menggaet insinyur muda lulusan luar negeri. Aku sendiri tidak tahu, tapi aku sering mendengarnya dari Azmi dan juga Afnan. Mereka sering bercerita tentang orang itu. Ganteng lah, pinter lah, keren lah, dan segudang puji-pujian lain yang membuatku memutar bola mata jengah. Aku malas sebenarnya harus iku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD