Beberapa menit kemudian Siena muncul dari kamar mandi dengan blouse yang menutupi d**a dan midi skirt. Dia membenarkan poninya yang berantakan, juga rambut panjangnya yang sedikit berantakan. "Aku akan kembali ke ruanganku,” kata Siena ketika ia tiba di depan meja Aaron. Aaron mengangguk tanpa kata, hanya menghisap rokoknya dan menghembuskannya. Tatapan matanya masih menajam, menatap punggung sempit Siena yang berjalan keluar. Di depan pintu Siena bertemu dengan Samy, namun setelah Siena pergi Sam pun masuk menghadap di depan meja Aaron. "Saya sudah mengurus apartemen dan perekrutan karyawan baru di kantor cabang untuk nona Julie. Saya juga sudah mengurus semua berkas-berkas pembelian apartemen untuk nona Siena,” lapor Samy. Aaron masih diam, memadamkan rokoknya di asbak kemudian meny

