"Hati-hati, Julie.” Siena melambaikan tangannya pada Julie yang berjalan meninggalkan kamar apartemennya. Juliet mengangguk sebelum masuk ke lift. Setelah Julie tak terlihat lagi, Siena masuk kembali dan berjalan ke kamarnya, bermaksud akan mandi karena hari sudah sore. Tiba-tiba bel di pintu berdering, membuat Siena menghentikan langkahnya. Keningnya mengerut karena heran siapa yang mengunjunginya. Tak ada yang mengetahui apartemennya selain Julie, Kiara dan- Aaron. Buru-buru Siena kembali ke pintu dan membukanya. di hadapannya nampak tubuh tegap dan tinggi Aaron dengan balutan jas kantor. "Aaron? Kau dari kantor?" tanya Siena dengan kedua alis yang bertaut. Karena setahu Siena Aaron tak memiliki agenda apapun di hari minggu. "Hmm ... Aku baru saja bertemu dengan ayahku. Orang tua it

