Di siang hari dengan matahari yang terik di musim panas, keadaan sebuah butik pakaian milik Kiara nampak sepi. Wanita itu pun hanya duduk termenung sambil menghela napasnya berkali-kali, ditemani salah satu rekannya. "Kau nampak murung akhir-akhir ini.” Kiara menoleh pada wanita berambut pirang di sampingnya. "Aaron sangat aneh akhir-akhir ini. Dia lebih sering menghabiskan waktunya di kantor. Jika pulang pun dia akan langsung tidur. Aku rasa aku harus segera memiliki anak, agar Aaron lebih banyak waktunya di rumah,” keluh Kiara. Rekannya mengusap bahu Kiara dengan pelan dan tersenyum. "Jika waktunya libur, ajaklah dia berlibur berdua.” "Jangankan berlibur, jika ada waktu libur suamiku itu akan pergi untuk berbisnis.” "Dan itu resiko menjadi istri dari seorang businessman seperti Aaro

