23

1034 Words

"Stop manggil saya Bapak karena saya suami kamu" ucap Mas Adam dengan suara meninggi. "Jangan pernah bawa-bawa kata suami kalau Bapak sendiri gak pernah bersikap selayaknya seorang suami untuk saya, bagi saya sekarang Bapak itu cuma seorang dosen dan itu gak lebih" jawabku dengan nada suara gak kalah tinggi. "Nawa dengerin Mas, Mas bisa ngejelasin semuanya baik-baik, ini berat untuk Mas Wa, Mas mohon kamu mau ngertiin" terlihat jelas kalau Mas Adam mencoba sedikit menurunkan emosinya. "Ini juga berat untuk Nawa tapi Mas gak pernah mau tahu itu, Mas ngomong kalau ini semua berat? Mas bisa cerita ke Nawa, kalau Mas cuma diem dan gak ngomong apapun, Nawa bisa apa? Selama ini apa gunanya Nawa? Mas nganggep Nawa siapa? Mas bisa cerita sama Nawa karena Nawa fikir, Nawa juga bisa ngelakuin hal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD