Chapter 38

1434 Words

Satu tahun yang lalu.. Renata memeluk erat sang ibu. Merasa sangat lega karena akhirnya bisa kembali ke rumah dengan selamat dan baik-baik saja. “Makasih banyak ya, Ren. Ibu jadi merepotkan kamu.” Pelukan mereka terurai. Renata menatap ibunya dengan mata berkaca-kaca. “Nggak apa-apa, Bu. Udah tugas dan tanggung jawab Renata untuk menjaga ibu.” Ibu Retno pun kemudian mengusap rambut putrinya tersebut. Menatap Renata dengan penuh rasa sayang. “Kamu di rumah sampai kapan, Nak?” “Lusa Renata sudah harus ke Jakarta lagi, Bu.” Wanita itu menganggukkan kepalanya merasa maklum. Renata cukup sibuk dengan pekerjaannya di Jakarta. Meskipun itu menyebabkan anak satu-satunya itu jarang pulang ke rumah, setidaknya yang penting anaknya itu tetap sehat. “Nanti titip salam ke bos kamu ya. Bos kam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD