Chapter 45

1378 Words

Setelah selesai mandi dan sarapan, Hendra baru akan pergi mencari Renata. Meski merasa kalut dan sangat emosi, Hendra ingin berpikir sedikit rasional dengan memastikan dirinya baik-baik saja. Mengisi perut dan berusaha menenangkan diri seraya terus berpikir mengenai apa yang terjadi saat ini. Ia masih tidak percaya dengan kepergian Renata yang begitu tiba-tiba. Bahkan terkesan tanpa ada masalah apapun. Sebelum Hendra berangkat ke Jepang, mereka masih baik-baik saja. Bahkan selama Hendra di Jepang pun, komunikasinya dengan Renata cukup lancar. Membuka pintu apartemen, Hendra terkejut ketika melihat Olivia. Gadis itu berdiri di depan pintu apartemennya. “Kenapa?” tanya Hendra terdengar tergesa. Dirinya harus segera pergi sekarang namun kehadiran Olivia yang tiba-tiba ini membuat Hendr

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD