Tiga tahun yang lalu… Hendra resmi pindah dari rumahnya. Keputusan yang ia ambil dilakukannya karena semakin merasa muak dengan kelakuan sang ayah yang terus saja memaksakan kehendak atas apapun yang dirinya lakukan. Jadi ia akan pindah ke apartemen. Bersamaan dengan kepindahannya, ia juga meminta Renata untuk pindah. “Pak. Ini semuanya terlalu berlebihan, deh.” “Nggak. Kamu udah tiga tahun bareng saya.” Mereka baru selesai memindahkan barang. Apartemen keduanya berhadapan. Sengaja Hendra buat seperti itu. Pertama agar lebih mudah bila ada apapun. Kedua karena ia merasa tidak bisa jauh-jauh dari gadis itu. Tidak ada alasan untuk mereka tinggal berjauhan. Mobilitas dan kesibukan Hendra semakin meningkat. “Sekarang saya sudah jadi CEO. Jadi akan makin banyak yang diurusi. Kamu juga.”

