Chapter 32

1347 Words

Empat tahun yang lalu.. “Makasih banyak ya, Ron. Untung aja waktu aku telepon kamu, kamu cepet nangkep maksud aku.” “Sama-sama, Ren. Tadinya aku kira salah sambung. Tapi aku sempet diem untuk mikir dan akhirnya kepikiran untuk ngarang.” Renata pun tersenyum. “Aku nggak tahu si sampai kapan Mbak Olivia akan curiga. Tapi sementara ini, boleh nggak aku minta tolong kamu tetep ngaku-ngaku jadi pacar aku?” Roni pun terkekeh. “Nggak papa, Ren. Kamu juga kan terlibat kontrak nggak boleh berhubungan takutnya ganggu kerjaan. Nanti kapan-kapan kamu jelasin aja ke Pak Hendra. Siapa tau beliau sempet ngobrol sama Mbak Olivia tentang kamu yang pacaran.” Apa yang diucapkan oleh Roni memang benar. Ia akan memberitahu Hendra nanti. Setidaknya sekarang masalah mengenai tuduhan perselingkuhan sudah s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD