Chapter 25

2272 Words

“Pergi tanpa Renata?” tanya Hendra heran. “Tidak bisa,” ujarnya kemudian dengan cepat. Hendra tidak terlalu suka dengan acara dadakan seperti ini apalagi sampai harus pergi ke luar negeri. Yang paling terburuknya adalah ia harus pergi tanpa Renata. Padahal ini untuk urusan pekerjaan jadi masih sangat wajar apabila sekretarisnya itu ikut. “Tenang aja. Semuanya masih bisa tanpa Renata. Lagian ini cuma lima hari.” Lima hari adalah waktu yang lama bagi Hendra. “Besok Papa jemput. Tidak ada penolakan. Ini urusan profesional. Jadi kamu wajib ikut ke Jepang.” Sambungan telepon kemudian ditutup. Hendra menghela napasnya. Bila dirinya harus berangkat besok maka artinya malam ini ia harus sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk keberangkatan ke Jepang selama lima hari. Ia harap dirinya dan Re

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD