Chapter 9

1124 Words

Setelah langkah Hendra tepat berada dekat dengan Renata, ia pun mendorong bahu lelaki asing tersebut. Membuat Renata menoleh dengan terkejut. “Sorry, Sir. She’s mine.” Hendra lantas menggenggam tangan Renata. “Kita pulang,” ucapnya dingin. Hendra sebenarnya bisa saja menjatuhkan tinju kepada lelaki itu setelah apa yang dilakukannya kepada Renata. Hanya saja ia tidak ingin membuang waktu dan tenaganya. Membawa Renata agar segera meninggalkan tempat ini adalah satu-satunya jalan. Ia juga harus segera ‘menghukum’ gadis itu karena sudah membuatnya naik darah kali ini. “Saya sudah bilang jangan pergi kemana pun.” Renata hanya diam saja selama Hendra menarik tangannya dan mengajaknya pergi meninggalkan klub malam itu. Ia tidak menyangka Hendra akan kembali dengan cepat. Padahal dirinya sun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD