Chapter 11: The Boy Next Door

2398 Words

 Jade POV   London.   Menurutku Daisy adalah tipikal ibu-ibu pada umumnya. Banyak hal yang ia ceritakan, dia memiliki segudang cerita, jika aku bisa menyebutkannya dia adalah perpustakaan hidup. Demi apapun, aku hampir tak bisa beristirahat hanya untuk mendengarkan Daisy. Sedangkan Rensy, dia sibuk dengan mainannya. Beruntung sekali, jika Rensy tidak rewel. Kami sudah duduk di Limosin yang dikirimkan oleh Darren untuk kami. Yang kuketahui, Darren masih keturunan bangsawan. Dia pria terhormat. Beruntung sekali Daisy memiliki mate seperti Darren. Tapi kenapa Darren tidak menjemputnya sendiri? "Ahh, dia selalu saja sibuk." gerutu Daisy, saat ia melihat ke ponselnya untuk entah sudah berapa kali. "Kenapa kalian tidak menggunakan mindlink saja?" "Oh sweety, kita harus mencoba hidup s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD