Bab. 52

1013 Words

"Mas, jangan aneh-aneh, ya. Sudah kamu undang dia ke sini hari ini, terus mau kamu simpan dia di paviliun yang anak-anak tempati? Cukup, Mas Sena, jangan melebihi batas." Indah berang saat berada di kamar mereka. Acara makan malam telah selesai, ditutup dengan sedikit ketegangan. Tergurat sedikit jelas dari wajah Indah. "Indah, bukankah kamu sendiri yabg bilang sudah menerima Anita dan Dion sebagai bagian dari keluarga ini?" "Aku menerima pernikahan kalian dan itu pun tidak harus diresmikan. Bukan berarti aku menerima sepenuhnya mereka di rumah ini. Meskipun ini rumah kamu. Bisa saja aku buka mulut, jika tidak tahan dengan semua tingkah seenaknya dari kamu. Kalau aku keluar dari rumah ini, tunggu saja pemecatan tidak hormatmu dari kantor." Indah mengembuskan napas tak beraturan karena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD