Setiap memasuki dunia pernikahan maka selalu terucap kalimat sakinah mawaddah wa rahmah. Tujuan pernikahan memang untuk meraih hidup yang sakinah (tenang) dalam balutan mawaddah (Cinta) dan rahmah (kasih sayang), bukan hanya sekedar menyalurkan kebutuhan biologis saja. Dalam pernikahan kedua Sena tentu saja antara Sena maupun Anita sangat memahami dan memaklumi kekecewaan dan kemarahan Indah sebagai seorang istri yang telah dikhianati suaminya ini. Meski sang suami berargumen bahwa poligami dibolehkan oleh agama dan secara lisan Indah pun telah memberikan kerelaan. Bahkan dalam doktrin Islam baik itu Alquran maupun Hadis, poligami memang disebutkan secara terang benderang. Akan tetapi, hati tetaplah hati yang tak bisa dibohongi. Ia adalah tempat ternyaman bagi luka tersembunyi. Ketika

