bc

Skandal Cinta Dengan Idol-Oppa

book_age18+
1
FOLLOW
1K
READ
HE
forced
sweet
bxg
brilliant
campus
friends with benefits
polygamy
actor
seductive
like
intro-logo
Blurb

Ini kisah layaknya fanfiction di mana seorang gadis tiba-tiba saja terlibat skandal dengan anggota boyband kesukaannya. Namun, bukan dengan bias idolanya, tapi dengan anggota yang paling tidak disukai olehnya, yang kabarnya pria itu memiliki ketertarikan pada sesama jenis.Arisa Jung terpaksa harus menikah dengan Han Sanghyuk, anggota boyband DK yang sangat terkenal itu. Semua itu gara-gara ia tidak sengaja menghabiskan malam dengan idol tampan ini.Jadi, Han Sanghyuk normal?Tentu saja normal! Buktinya, dua bulan setelah malam panas itu, Arisa Jung garis dua!***cr.cover: Foto oleh Radu Florin: https://www.pexels.com/id-id/foto/foto-siluet-pasangan-berdiri-di-luar-ruangan-2536585/

chap-preview
Free preview
Seranjang Dengan Idol
Incheon International Airport, South Korea. "Wah.. akhirnya sampai juga. Setelah melewati berjam-jam di pesawat, aku bisa memijakkan kaki di KOREA!" Seru seorang gadis cantik berusia 23 tahun. Nama gadis itu adalah Arisa Jung. Ini adalah kali pertama bagi dirinya berkunjung ke negeri ginseng, Korea Selatan. Selama ini dirinya tinggal di Indonesia bersama dengan kakeknya. Arisa merupakan seorang yatim piatu yang diadopsi oleh keluarga Jung sejak kecil. Keluarga Jung membuka cabang bisnis tekstil di Country Z. Di Country Z, bisnis tekstil di pegang oleh kakek angkatnya, Junsu Jung. Sementara perusahaan induk yang ada di Korea Selatan dipegang oleh ayah dan ibu angkatnya, Minwoo Jung dan Yeran Jung. "Ini kampung halaman kakek. Ayah dan ibumu semua ada di sini. Bahkan kakakmu, Junho." Kata kakek angkat Arisa, Junsu Jung. Biasa dipanggil kakek Junsu. "Kakak menjadi anggota boyband sih, makanya tinggal di Seoul." Junho adalah anggota dari boyband terkenal bernama XBoy. Sudah debut selama 8 tahun. "Kakakmu menjadi sangat sibuk setelah XBoy booming." "Benar... Hanya saja, kenapa kakak tidak terkena aturan wajib militer? Sudah hampir mau 30 tahun, tapi kakak belum juga pergi wamil?" Arisa 23 tahun, Junho 27 tahun. "Kakakmu memiliki kewarganegaraan Country Z, jadi dia tidak harus pergi wamil meskipun masih berdarah Korea Selatan." Junho Jung atau kakak angkatnya Arisa memiliki paspor Country Z. Berbeda dengan sang kakek dan sang ayah serta sang ibu yang memiliki paspor Korea Selatan. Justru sang nenek lah yang memiliki paspor Country Z. Itu karena sang nenek memang warga negara Country Z dan tidak berminat menjadi warganegara Korea Selatan meskipun menikah lintas negara dengan kakek Junsu. Ah, nama nenek angkatnya Arisa adalah Utari. Namun, sayangnya beliau sudah meninggal dunia 4 tahun yang lalu. "Ah, benar... Kakak kan warga negara Country Z... Aaah, apa ya? Pokoknya aku merasa sangat senang sekali. Akhirnya, setelah sekian lama, aku akan bertemu dengan mereka semua! Akan akan segera bertemu ayah, ibu, dan juga kakak! Aku jadi tidak sabar untuk segera bertemu dengan mereka... Aku sangat merindukan mereka semua!" "Kau bisa melepas rindumu ketika nanti bertemu dengan mereka, Arisa..." "Kakek..." "Ya?" "Terima kasih banyak..." "Untuk?" "Untuk sudah membawa diriku kemari." "Hanya itu saja?" "Hmm, terima kasih juga karena kakek membawku ke sini, aku jadi memiliki kesempatan untuk bertemu dengan idolaku! Choi Jungkuk dari Dark Knight!" *** Kediaman Keluarga Jung di Seoul... Time Skip... Arisa dibantu sang kakek memasukan koper bawaan mereka ke dalam rumah. Rumah mewah di daerah Gangnam. Setelah itu, Arisa duduk setengah tiduran di sofa ruang tamu. Ia merasa lelah bukan main. "Cucu kakek moodnya langsung ganti gloomy padahal akhirnya sudah sampai di rumah. Ada apa?" "..." Arisa diam saja. "Marah karena ayah dan ibumu tidak bisa jemput? Marah karena urusan bisnis mereka jauh lebih penting dari pada menyapa langsung putri bungsunya?" Arisa menggembungkan pipinya. "Aku tahu kok, Kakek. Aku paham, aku sudah terbiasa, dan aku juga tidak kaget!" Kakek Junsu tahu cucunya ini kecewa, tapi mau bagaimana lagi? "Mereka meski sibuk, tapi masih sayang padamu. Mereka malah sangat menyayangi dirimu. Hanya saja, memang ada meeting yang berbenturan dengan jadwal pendaratan pesawat kita. Meeting itu sudah tersusun terlebih dahulu." "Kakek, tidak apa-apa. Aku tidak marah, kok. Ayah dan ibu saja sudah berkali-kali minta maaf padaku karena tidak bisa jemput. Aku seperti ini itu sebenarnya hanya karena merasa kelelahan saja. Jetlag." "Jangan khawatir, meskipun Ayah dan ibumu tidak bisa jemput dan datang kemari hari ini, tetapi kakakmu nanti pulang ke rumah ini." "Benarkah?" "Ya." "Aku kira Kakak tidak akan datang karena kesibukannya." "Kakakmu baru saja menyelesaikan tur dunianya. Jadi dia diberi jatah liburan selama 2 mingguan. Mendengar kau datang ke sini, dia menjadi sangat bersemangat dan ingin menghabiskan jatah liburannya di rumah ini... Kan nanti bisa bermain dengannya." "Wah, itu adalah berita yang bagus sekali! Aku sangat merindukan kakak!" "Ah iya, Kakak mau bilang akan membawa teman ketika datang nanti." "Teman?" "Ya, teman. Temannya kakakmu." "Apa itu adalah salah satu anggota dari XBoy?" "Kakek tidak menanyakan lebih jauh dari itu, jadi kakek tidak tahu siapa teman yang dibawa oleh kakakmu." "Hmm, begitu? Ah, terserahlah... Yang penting aku harus dandan cantik! Kakek, apa aku sudah terlihat cantik?" "Kau selalu kelihatan cantik, cucuku..." Arisa pun langsung tersenyum. Meski dirinya bukanlah cucu kandung dari kakek Junsu, tetapi kakek Junsu dan keluarga besar Jung sangat menyayangi dirinya. Tidak pernah membeda-bedakan kasih sayang antara dirinya dengan keturunan asli keluarga Jung. Mungkin hal ini karena dirinya diadopsi saat masih balita? Atau entahlah. Intinya yang Arisa tahu, keluarga ini sangat baik pada dirinya. Tidakkah ia merasa sangat beruntung? *** Junho, kakak Arisa tergabung dalam anggota XBoy yang terdiri dari 4 orang cowok tampan. 1. Juno Jung 2. Taejun Ma 3. NN (Leader) 4. Kenzu (Maknae) Dark Knight atau lebih dikenal sebagai DK, memiliki 5 anggota, yaitu: 1. Choi Jungkuk (Maknae) 2. Park Minki 3. Kang Seokjin (Leader) 4. Lee Taemin 5. Han Sanghyuk XBoy dan DK satu agensi, Star Entertainment. Dua boyband beda generasi ini berteman baik. Fandom XBoy: XGirl. Fandom DK: Alice. Fakta mengatakan jika Arisa memiliki bias idola di DK, yaitu Choi Jungkuk. Arisa sangat menyukai si maknae atau yang termuda di DK ini. Selain pintar bernyanyi dan menari, Jungkuk juga memiliki paras yang rupawan. Meski face of group itu milik Han Sanghyuk, tapi Arisa tetap jatuh hati pada Jungkuk yang masih memiliki sisi keimutan dan tidak jaim. Menurut Arisa, Han Sanghyuk itu terlalu dingin dan suka tidak perhatian pada fans. Bukankah Fans itu segalanya? Kenapa juga Han Sanghyuk terkesan cuek dengan para fansnya? Dengan Alice lebih tepatnya. Belum lagi, soal ketampanan Han Sanghyuk yang sekelas Ulzzang itu. Okelah itu memang tampan yang tak biasa. Tapi sampai-sampai Fans membela apapun yang dilakukan Han Sanghyuk meski ia membuat kesalahan itu tidaklah wajar. Arisa sungguh sangat tidak menyukai ini. Tak ingin membenci Han Sanghyuk, tapi Arisa hanya tidak suka saja. Ketika di acara Variety Shownya DK, Jungkuk pernah bilang jika dirinya sulit dekat dengan Han Sanghyuk karena merasa jika Han Sanghyuk ini galak. Awal-awal sering dicueki, tidak diajak bicara, didiemi. Arisa yang merupakan Jungkuk lover ikut kena imbas jadi semakin tidak menyukai karakter Han Sanghyuk. Sekali lagi, Arisa tidak membenci Han Sanghyuk! Perlu digarisbawahi di sini. Ah, satu lagi... Han Sanghyuk adalah anggota DK dengan fans terbanyak. Belum lagi followernya di IG yang mencapai puluhan juta itu, mengalahkan semua member lainnya. Tidak dipungkiri, berkat Han Sanghyuk juga DK bisa semakin terkenal. Bahkan, popularitasnya sekarang juga sudah mendunia seperti XBoy. *** Pukul 8 malam... Sesuai info dari sang kakek, Junho-kakaknya Arisa pun pulang ke rumah. Junho membawa seorang teman. Arisa langsung membatu di depan pintu karena melihat teman Junho itu. "Arisa, lihat siapa teman yang kakak bawa! Han Sanghyuk!" Kenapa orang ini yang kakaknya bawa? "Sa-Sanghyuk-Oppa?" Arisa yang kaget tak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Ia bahkan refleks menyebut Sanghyuk dengan sebutan Oppa. "Oppa?" Sanghyuk sendiri mengernyitkan dahi karena tiba-tiba saja dipanggil Oppa oleh sosok yang baru ia temui. Arisa sendiri langsung ngeh, tidak sopan bagi orang Korea memanggil Oppa pada orang asing. Kebiasaan jadi fansgirl! Meski boleh untuk fans kepada idolanya, tapi saat ini posisinya beda. Sanghyuk adalah tamu di rumahnya dan sama sekali belum pernah ketemu secara langsung dengan dirinya. Ia dan Sanghyuk adalah orang asing yang tidak memiliki ikatan apa-apa. Mulut sialan yang tidak bisa direm! "Ahh.. Ano, maaf.. Saya hanya pernah melihat Anda di televisi..." Arisa mencoba menata ekspresinya agar bisa menutupi rasa malunya. Ia mengubah cara bicaranya menjadi sangat sopan. "Ah.. tak mengapa. Salam kenal...?" "Arisa... Arisa Jung nama saya." "Salam kenal, Arisa-ssi." Junho yang merasa suasana berubah agak canggung kemudian dengan sengaja merangkul kan tangannya pada bahunya Arisa. "Tidak usah sesopan itu! Adikku ini sangat menyukai DK. Dia anggota Alice." Kata Junho. "Benarkah?" "Hm.. ah, ya. Saya anggota Alice. Salam kenal juga, Sanghyuk-ssi." Daripada pura-pura bohong lebih baik mengakui saja. Tah memang dirinya anggota Alice, fanbase-nya DK. "Sudah sudah saling berkenalannya... Kakak sangat merindukanmu, Arisa!" Junho tanpa ragu langsung memeluk Arisa. Arisa agak canggung karena dipeluk sedemikian eratnya oleh Kakak angkatnya ini. Bukannya bagaimana bagaimana, tetapi tidak enak karena di situ ada Han Sanghyuk. Kakaknya ini, meski sudah berusia 27 tahun, masih saja sering terlihat seperti anak kecil. Lalu... Mereka duduk di ruang tamu dan berbincang ringan setelah. Arisa nampak sulit mengartikan apa yang ia rasakan saat ini. Bertemu dengan salah satu member DK adalah bukan hal yang ia prediksi sebelumnya. Pasalnya, ia menduga jika dirinya akan bertemu dengan member XBoy mengingat sang kakak, Junho, adalah member dari XBoy. Namun, ternyata kakaknya itu malah membawa Han Sanghyuk yang merupakan anggota atau membernya DK. Arisa berpikir jika Sanghyuk ternyata tidak sedingin yang terlihat di kamera. Meski tersenyum sangat tipis, tapi Sanghyuk tidak cuek. Mungkin juga karena ada Junho yang terus memaksa Sanghyuk untuk berbicara? Bisa jadi. Tapi intinya, tidak seburuk itu. "Sialan! Menejer-hyung bilang jika aku disuruh ke kantor malam ini. Tch..." Junho mendecih. "Ada apa?" Tanya Sanghyuk. "Ada urusan pekerjaan katanya. Semua member XBoy disuruh ke kantor sekarang juga." "Oppa mau meninggalkan aku? Kita baru bertemu setelah sekian lama berpisah! Oppa, aku baru beberapa jam tiba di Korea! Oppa bahkan belum genap 1 jam datang menemui diriku. Masak Oppa mau meninggalkanku, sih? ... Oppa, aku sendirian di rumah! Kakek tadi sore bergegas langsung menemui teman-temannya!" Arisa nyerocos panjang lebar untuk mengekspresikan betapa kesal dirinya saat ini. Masak mau ditinggal lagi? "Maafkan kakak, Arisa-ah! Kakak tahu ini tidak benar. Namun sungguh, kakak tidak bisa seenaknya saja dengan pekerjaan kakak. Kakak harus bertanggung jawab." Junho mencoba memberikan pengertian pada Arisa meskipun dirinya sebenarnya juga tidak tega meninggalkan adik satu-satunya ini sendirian padahal baru saja bertemu setelah sekian lama berpisah. "Tapi aku takut sendirian, Oppa..." "Oppamu ini tidak bisa membawamu ke kantor. Itu sangat bahaya jika sampai ada fans yang tahu. Kau tidak mau kan terlibat dengan awak media?" "Aku tidak mau! Aku lebih suka hidup tanpa sorot kamera!" "Nah, itu, kau sudah tahu..." "Tapi tetap saja, aku tak mau sendirian! Aku takut, Oppa! Ini kali pertama aku di Korea! Mana hari sudah malam lagi." "Sepertinya hanya sebentar. Kakak janji, jika semuanya selesai, kakak akan langsung pulang. Ok?" "..." Arisa diam saja. Ia masih tidak mau ditinggal lagi oleh kakaknya. "Arisaa-ahhh..." Merasa tidak mendapatkan solusi yang nyaman, kemudian Sanghyuk menawarkan diri untuk membantu mencarikan solusi yang paling tepat. "Aku bisa menemani adikmu sampai kau kembali, Hyung..." Kata Sanghyuk. Junho dan Arisa saling tatap ketika Sanghyuk tiba-tiba menawarkan sebuah ide. "Ide bagus! Arisa, kau Kakak titipkan pada Sanghyuk, ya?" "..." Arisa masih ragu-ragu. Namun sepertinya ia tidak memiliki pilihan lain. Ia tidak boleh membuat kakaknya itu kesulitan gara-gara dirinya. Kontrak kerja tetaplah kontrak kerja yang harus dituruti setiap pemegang kontrak kerja itu. Termasuk kakaknya, Junho Jung. "Sanghyuk, aku titip tolong jaga adikku. Maaf merepotkan..." "Hn. Santai saja... Sudah, sana pergi..." "Ya." Junho kemudian menoleh ke arah Arisa. Adik angkatnya itu menatap sendu ke arah dirinya. Namun, kali ini dirinya harus tega karena ada orang kepercayaan yang mampu dirinya percaya untuk menjaga adiknya saat dirinya pergi. "Arisa, sampai nanti. Baik-baik di rumah dengan Sanghyuk ya..." "Y-Ya... Hati-hati di jalan..." "Ya... Aku pergi dulu..." *** Sepeninggal Junho... Diam. Diam. Diam. Dan diam. Suasana ruang tamu kediaman keluarga Jung berubah menjadi sangat hening sekali. Tidak ada satu suara apapun yang terdengar di sana. Terhitung dari semenjak Junho pergi. Arisa tidak tahu harus bilang apa. Sementara Sanghyuk masih duduk tenang di sofanya. Namun, kalau terus seperti ini, rasanya lama-lama juga sangat tidak nyaman, kan? "A-Ano.. minumannya habis. Mau saya buatkan lagi?" Tanya Arisa berinisiatif untuk membuka pembicaraan dengan Sanghyuk. "Boleh..." Arisa kemudian segera bangun dari duduknya untuk pergi ke dapur guna membuatkan kopi lagi untuk Sanghyuk. Namun, ternyata anggota dari boyband DK ini mengikuti dirinya. "A-Ada apa?" Tanya Arisa. "Boleh saya meminjam toiletnya?" Ah, toilet rupanya... "Boleh... I-Itu, ada di sebelah sana..." Arisa menunjuk ke arah toilet yang letaknya memang berada di dapur. "Terima kasih..." "Ya." Sanghyuk kemudian terlihat masuk ke dalam toilet. Sementara itu Arisa sudah seperti orang gila saja. "Ini bukan mimpi, kan? Sanghyuk dari DK itu berada di rumahku! ... Ya Tuhan... Gila! Gila! Gila!" Tidak mau terlihat seperti orang gila karena fangirling DK, ia kemudian melanjutkan apa yang seharusnya dirinya lakukan. Arisa melanjutkan membuat kopi. Namun sayangnya, ia tidak tahu di mana gula pasirnya. "Ini gula pasir, ya? Sialan, semua dalam tulisan China! Aku tidak bisa membaca tulisan China!" Warnanya putih dan bentuknya pun mirip seperti gula pasir. Arisa pun menyangka apabila gula pasir itu mungkin mereknya dan diproduksi oleh perusahaan China. "Memangnya tidak ada produk lokal, ya? Ah.. ini pasti karena Ayah dan Ibu belum lama ini habis pulang dari China karena urusan bisnis... Ya sudah, pakai ini saja..." Arisa kemudian menggunakan bubuk putih yang dirinya yakini sebagai gula pasir itu sebagai bahan tambahan untuk membuat kopi. Lagi pula, wadah bubuk putih itu berada di tempat yang terlihat oleh mata. Mungkin saja sebelumnya, maid rumah paruh waktu yang membuatkan kopi untuk Sanghyuk dan kakaknya tadi, juga menggunakan pupuk putih itu sebagai gulanya. Jadi, meskipun tidak bisa membaca tulisan China, tetapi Arisa cukup percaya diri dalam meyakini bubuk putih itu sebagai gula pasir. *** Beberapa saat kemudian, setelah Sanghyuk dari toilet, mereka malah memutuskan untuk mengobrol di dapur. Sanghyuk mengucapkan terima kasih karena sudah dibuatkan kopi lagi oleh Arisa. "Ano... apa itu kemanisan?" Tanya Arisa harap-harap cemas. Pahit. Jujur saja rasanya pahit sekali. Seperti tidak ada rasa manis sedikit pun. Sanghyuk mengernyitkan dahinya. "Kemanisan, ya? Maaf.. Aku tidak bisa membaca kanji China. Aku jadi tidak paham dengan takaran pastinya. Aku hanya mengira-ngira seperti aku biasa membuat kopi di Country Z." "Hmm, begitukah? Mungkin sebaiknya kau mencicipi kopi milikmu..." Mereka berdua kini tidak lagi berbicara se formal yang sebelumnya. Ini semua karena mereka ingin sedikit lebih santai saja. "Baiklah, kalau begitu aku akan mencoba kopi buatanku sendiri..." Arisa kemudian mencicipi kopi buatannya. Ia langsung sedikit menyemburkannya kembali ke dalam cangkir kopinya. "Pahiiitttt!" Tidak disadari oleh Arisa, Sanghyuk ternyata tersenyum sangat tipis karena melihat ekspresinya Arisa yang menurutnya menggemaskan itu. "..." "Kok bisa pahit sih? Tadi aku sudah memasukkan gula bubuk! Apa salah kira? Tadi mereknya dalam tulisan China. Aku tidak bisa membacanya..." "Tidak apa-apa, aku tidak masalah dengan rasa pahit." "Tapi bagaimana kalau ini bahan berbahaya atau misalnya racun?" "Mana mungkin racun ditaruh di dapur..." "Ah, benar juga... Semoga saja memang bukan bahan... Kalau begitu aku akan mengambilkan Cola di kulkas untuk membantu menghilangkan rasa pahitnya..." "Tidak perlu, Arisa... Seperti kataku tadi, aku tidak masalah dengan rasa pahit. Aku sering menikmati kopi tanpa gula." "Kau yakin?" "Hn..." Arisa pernah membaca fakta tentang Sanghyuk, laki-laki tampan ini memang menyukai kopi pahit. "Arisa-ssi..." "Ya?" "Sepertinya, biasmu di DK bukan diriku." "Ah, itu... Hmm, ya... Maaf..." "Kenapa minta maaf? Hakmu untuk menyukai siapapun yang kau mau." "Choi Jungkuk memiliki suara yang indah..." "Dia memang memiliki suara yang indah." "Tapi suaramu juga sangat bagus. Kau main vocal dan pencipta lagu." "Ini pujian atau hanya karena tidak nyaman aku di sini?" "I-ini sungguh pujian, Sanghyuk-ssi!" "Baiklah, aku terima pujiannya!" *** Beberapa waktu kemudian... "Ano.. tiba-tiba jadi panas gini ya?" Kata Arisa. Arisa nampak tak nyaman. Tubuhnya terasa memanas dan semakin memanas. Ia melirik ke arah Sanghyuk, rupanya, member DK ini juga mengalami hal yang sama. Arisa sampai memerah wajahnya. Kulit Sanghyuk sangat mulus ketika pria tampan ini sedikit melonggarkan kerah bajunya karena kepanasan. Rasanya seperti mau mimisan saja... Eh? Kenapa bisa seperti ini? "Kau baik-baik saja?" Tanya Sanghyuk. "A-Aku merasa kepalaku pusing sekali..." "Kau mau beristirahat di kamarmu?" "..." Arisa tidak menjawabnya tapi ekspresinya sudah menunjukkan bahwa dirinya tidak hanya pusing tetapi juga melemah tubuhnya. "Aku akan membantumu ke kamarmu. Aku akan menunggumu di ruang tamu. Aku tak akan meninggalkan dirimu." "M-Maaf sudah membuatmu kerepotan..." "Santai saja..." Sanghyuk memapah Arisa ke kamar Arisa yang ada di lantai atas. Lalu... Entah bagaimana, semua ini tiba-tiba saja. "S-Sanghyuk-ssi?" "A-Arisa-ssi? Apa yang terjadi? Ketika pagi menjelang, mereka berdua berada di ranjang yang sama dalam keadaan telanjang bulat.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.5K
bc

TERNODA

read
198.8K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.7K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
60.4K
bc

My Secret Little Wife

read
132.1K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook