Desas-desus mengenai Aura sebagai w*************a sudah menyebar di kantor tempatnya magang. Pagi hari sesampainya di kantor tatapan sinis langsung menyambut Aura. Tidak ada bedanya dengan dua teman barunya Deasy dan Lucky. Mereka mengacuhkan Aura saat gadis itu menyapa. Satu chat muncul di layar komputer, miss Addison meminta Aura datang keruangannya. Bergegas Aura melangkah menuju ruangan miss Addison lalu mendorong pintu kaca di sana setelah suara perintah untuk masuk terdengar. “Anda memanggil saya, Miss?” Aura bertanya setelah dirinya sampai di depan meja Miss Addison. “Bisa jelaskan mengenai ini?” Miss Addison bertanya dengan nada ketus seraya melempar macbooknya ke sisi meja yang lebih dekat dengan Aura. Aura terperangah ketika melihat foto-foto dirinya dengan George

