Cemburu

1051 Words

Mata semua karyawan di sana membulat sempurna sama seperti mulut mereka yang menganga tidak terkecuali Deasy dan Lucky juga Patricia. Derap langkah sepatu fantovel Rendra terdengar semakin mendekat ke arah Aura yang sejak tadi menundukkan kepala menahan tangis. Rendra mengeluarkan sapu tangan kemudian membersihkan kemeja Aura yang telah berubah warna. Semua seolah tidak percaya, wajah wanita yang baru saja membentak Aura seketika pucat pasi dengan bibir bergetar meminta maaf. “Ma...maaf Tuan, sa...saya tidak tau,ka...kalau—“ Kalimat wanita itu terjeda. “Kalau Aura istriku?” sambar Rendra tidak sabaran. Wanita itu menganggukan kepalanya cepat dengan ekspresi takut. ”Hentikan gosip kalian mengenai istriku! Dia hanya makan siang dengan George dan tuan muda dari perusahaan di Jer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD