mobil yang di kendarai oleh si kelvin akhirnya sampai juga dan memasuki halaman rumah .
" akhirnya sampai juga " ucap kelvin dia langsung melihat khalis ," dia masih tidur kayaknya , nyenyak kali dia tidur ya , kenapa gadi desa seperti dia sangat cantik secara alami berbeda dengan gadi di kota ini bedaknya aja kayak si kunti laknat , gak ada yang kayak si dia cantiknya secara alami ." batin kelvin tersenyum sendiri .
" hey ngapain senyum senyum sendiri " ucap bu susi sambil menarik telinga anaknya kelvin .
" oww oww! sakit buk " !! ucap kelvin yang kesakitan karna telinganya di jewer sama ibunya .
" rasya bangunin si khalis noh dia masih tidur tu dia " ucap bu susi pada anak perempuannya yang baru terjaga saat mesin mobil mati . rasya menggoyang badannya khalis . khalis yang merasa ada yang menggoyang badannya langsung terjaga dia menoleh sana sini
" eh udah sampai ya " ucap khalis yang merasa malu karna sampe ketiduran di mobil orang .
" iya , ayok turun " ajak rasya .
khalis keluar lalu dia mengambil barangnya .
" gak usah biaar aku yang bawa saja " ucap kelvin tersenyum pada khalis .
" gak usah , biar saya sendiri aja " ucap khalis merasa tidak enak karna tuan rumah ingin membantunya .
" gak papa khalis biar si kelvin aja yang bawa ke dalam " yok kita masuk dulu " ucap rasya yang menarik tangan khalis masuk ke dalam . khalis masuk kedalam mengikuti rasya .
" kamu tunggu di sini ya " ucap kak rasya .
Di ruang tamu khalis duduk di sofa sambil sesekali melihat keluar dia tidak enak karna barang barangnya di bawa orang lain .
tak lama kemudian pembantu membawa air yang di susuli kak rasya .
" ini non air nya di minum non " ucap pembantu itu mempersilahkan khalis meminum air , sepertinya pembantu masih di bilang muda cuman sedikit lebih dewasa .
" iya bi " jawab khalis tersenyum .
" kamu tidak usah sungkan ya di minum ." ucap kaka rasya . lalu datanglah ibu susi .
" Khalis kita makan siang dulua ya , setelah itu aku akan mengantarkan kamu ke kos kamu nanti , " ucap bu susi .
" gak usah repot repot bu , terimakasih banyak udah membawa khalis ke sini ", ucap khalis merasa di bawa ke sini aja udah cukup apalagi di tawarin makan lagi sungguh kebaikan yang tidak bisa di balasnya , khalis senang dia bertemu dengan orang baik baik seperti bu susi , dan anak anak nya .
" barang mu aku letakkan di luar ya , gak apa apa kan , " ucap kelvin yang tiba tiba masuk .
" enggak apa apa nanti biar saya sendiri yang bawa ." ucap khalis .
" oya nak khalis kelvin ini sekolah yang ada di tempat kamu sekolah juga , kalau pagi kamu bisa nebeng sama dia gak papa kan kelvin " ucap bu susi yang langsung memandang melirik anaknya sepertinya senang apa yang di katakan nya barusan .
" gak papa bu , aku juga ikut senang , tapi khalisnya mau gak bu " tanya balik kelvin sambil melirik khalis .
" eum eum , gak papa kok buk aku bisa pergi sendiri ke sekolah , lagian nanti bisa merepotkan kelvin buk " ucap khalis menolak dengan halus . khalis merasa
seperti merepotkan keluarga ini . pembantu masuk ke ruang tamu " buk makan siangnya udah siap " ucap pembantu itu .
" yok kita makan dulu nanti keburu dingin " ajak bu susi yang langsung bangkit karna merasa dari tadi udah lapar .
" yey makan " ucap kelvin senang dan dia bergegas pergi .
" ayok " ucap kak rasya mengajakku .
lalu aku mengikuti ke ruang makan . rumah bu susi lumayan besar dan sedikit mewah yang di cat warna keemasan . di sana sudah tersaji makanan banyak banget menu makanan nya , terasa seperti makanan orang kaya , ya orang kaya lah mereka bisa semua menu menu yang sehat tidak di kampung aku hanya bayam ataupun tempe tahu .
aku langsung kepikiran ibuku dan ayah ku adekku apa mereka sudah makan , lauk apa makan siangnya keluargaku , biasanya aku juga makan siang di sana walaupun lauk seadanya , tapi ini aku makan dengan mewah di sini , aku langsung terbayang wajah ibu saat mengatakan " nak kamu harus makan tiap hari dengan enak nak , jangan pikirin ibu di sini , kamu harus mandiri dan belajar dengan rajin supaya nanti kita bisa juga hidup dengan baik ke depannya , ibu serahkan masa depan keluarga kita sama kamu kalau kamu udah lulus sekolah nanti di kota , karna mungkin ibu sudah tua dan tidak bertenaga lagi nak , " tak terasa air mata khalis tiba tiba mengalir , lalu dia buru buru menghapusnya sebelum di liat semua yang ada di ruang itu .
" khalis ngapain bengong ayok duduk sini , " ucap kak rasya menyuruh aku duduk . aku duduk di kursi di samping kak rasya .
dan akhirnya aku makan siang dengan keluarga bu susi . acara makan siang selesai aku diantar ke kosan yang berada di sebelah rumah bu susi setelah aku membayarnya .
" nah ini kos kamu khalis kalau ada apa apa nanti kamu bisa ke rumah ibu ," ucap bu susi lalu dia menyodorkan sesuatu seperti kertas .
" ini peraturan kos , kamu bisa baca nanti sambil istirahat karena ibu tau kamu pasti lagi capek kan , dan setelah selesai kamu baca nanti kamu bisa kasih ke ibu lagi , dan jangan lupa di catat . ucap bu susi lagi .
" iya buk " ucapku mengambil kertas yang di berikan oleh bu susi .
" yaudah ibu pergi dulu ," ibu susi lalu pergi . aku langsung membuka kunci pintu dan masuk ternyata kamar kosnya luas juga " batin khalis . dia meletakkan koper dan tas ranselnya di samping tempat tidur . lalu khalis membereskan barang barangnya dan habis itu dia mandi dan terus istirahat .