BAB 6

1014 Words
mobil yang di kendarai oleh si kelvin akhirnya sampai juga dan memasuki halaman rumah . " akhirnya sampai juga " ucap kelvin dia langsung melihat khalis ," dia masih tidur kayaknya , nyenyak kali dia tidur ya , kenapa gadi desa seperti dia sangat cantik secara alami berbeda dengan gadi di kota ini bedaknya aja kayak si kunti laknat , gak ada yang kayak si dia cantiknya secara alami ." batin kelvin tersenyum sendiri . " hey ngapain senyum senyum sendiri " ucap bu susi sambil menarik telinga anaknya kelvin . " oww oww! sakit buk " !! ucap kelvin yang kesakitan karna telinganya di jewer sama ibunya . " rasya bangunin si khalis noh dia masih tidur tu dia " ucap bu susi pada anak perempuannya yang baru terjaga saat mesin mobil mati . rasya menggoyang badannya khalis . khalis yang merasa ada yang menggoyang badannya langsung terjaga dia menoleh sana sini " eh udah sampai ya " ucap khalis yang merasa malu karna sampe ketiduran di mobil orang . " iya , ayok turun " ajak rasya . khalis keluar lalu dia mengambil barangnya . " gak usah biaar aku yang bawa saja " ucap kelvin tersenyum pada khalis . " gak usah , biar saya sendiri aja " ucap khalis merasa tidak enak karna tuan rumah ingin membantunya . " gak papa khalis biar si kelvin aja yang bawa ke dalam " yok kita masuk dulu " ucap rasya yang menarik tangan khalis masuk ke dalam . khalis masuk kedalam mengikuti rasya . " kamu tunggu di sini ya " ucap kak rasya . Di ruang tamu khalis duduk di sofa sambil sesekali melihat keluar dia tidak enak karna barang barangnya di bawa orang lain . tak lama kemudian pembantu membawa air yang di susuli kak rasya . " ini non air nya di minum non " ucap pembantu itu mempersilahkan khalis meminum air , sepertinya pembantu masih di bilang muda cuman sedikit lebih dewasa . " iya bi " jawab khalis tersenyum . " kamu tidak usah sungkan ya di minum ." ucap kaka rasya . lalu datanglah ibu susi . " Khalis kita makan siang dulua ya , setelah itu aku akan mengantarkan kamu ke kos kamu nanti , " ucap bu susi . " gak usah repot repot bu , terimakasih banyak udah membawa khalis ke sini ", ucap khalis merasa di bawa ke sini aja udah cukup apalagi di tawarin makan lagi sungguh kebaikan yang tidak bisa di balasnya , khalis senang dia bertemu dengan orang baik baik seperti bu susi , dan anak anak nya . " barang mu aku letakkan di luar ya , gak apa apa kan , " ucap kelvin yang tiba tiba masuk . " enggak apa apa nanti biar saya sendiri yang bawa ." ucap khalis . " oya nak khalis kelvin ini sekolah yang ada di tempat kamu sekolah juga , kalau pagi kamu bisa nebeng sama dia gak papa kan kelvin " ucap bu susi yang langsung memandang melirik anaknya sepertinya senang apa yang di katakan nya barusan . " gak papa bu , aku juga ikut senang , tapi khalisnya mau gak bu " tanya balik kelvin sambil melirik khalis . " eum eum , gak papa kok buk aku bisa pergi sendiri ke sekolah , lagian nanti bisa merepotkan kelvin buk " ucap khalis menolak dengan halus . khalis merasa seperti merepotkan keluarga ini . pembantu masuk ke ruang tamu " buk makan siangnya udah siap " ucap pembantu itu . " yok kita makan dulu nanti keburu dingin " ajak bu susi yang langsung bangkit karna merasa dari tadi udah lapar . " yey makan " ucap kelvin senang dan dia bergegas pergi . " ayok " ucap kak rasya mengajakku . lalu aku mengikuti ke ruang makan . rumah bu susi lumayan besar dan sedikit mewah yang di cat warna keemasan . di sana sudah tersaji makanan banyak banget menu makanan nya , terasa seperti makanan orang kaya , ya orang kaya lah mereka bisa semua menu menu yang sehat tidak di kampung aku hanya bayam ataupun tempe tahu . aku langsung kepikiran ibuku dan ayah ku adekku apa mereka sudah makan , lauk apa makan siangnya keluargaku , biasanya aku juga makan siang di sana walaupun lauk seadanya , tapi ini aku makan dengan mewah di sini , aku langsung terbayang wajah ibu saat mengatakan " nak kamu harus makan tiap hari dengan enak nak , jangan pikirin ibu di sini , kamu harus mandiri dan belajar dengan rajin supaya nanti kita bisa juga hidup dengan baik ke depannya , ibu serahkan masa depan keluarga kita sama kamu kalau kamu udah lulus sekolah nanti di kota , karna mungkin ibu sudah tua dan tidak bertenaga lagi nak , " tak terasa air mata khalis tiba tiba mengalir , lalu dia buru buru menghapusnya sebelum di liat semua yang ada di ruang itu . " khalis ngapain bengong ayok duduk sini , " ucap kak rasya menyuruh aku duduk . aku duduk di kursi di samping kak rasya . dan akhirnya aku makan siang dengan keluarga bu susi . acara makan siang selesai aku diantar ke kosan yang berada di sebelah rumah bu susi setelah aku membayarnya . " nah ini kos kamu khalis kalau ada apa apa nanti kamu bisa ke rumah ibu ," ucap bu susi lalu dia menyodorkan sesuatu seperti kertas . " ini peraturan kos , kamu bisa baca nanti sambil istirahat karena ibu tau kamu pasti lagi capek kan , dan setelah selesai kamu baca nanti kamu bisa kasih ke ibu lagi , dan jangan lupa di catat . ucap bu susi lagi . " iya buk " ucapku mengambil kertas yang di berikan oleh bu susi . " yaudah ibu pergi dulu ," ibu susi lalu pergi . aku langsung membuka kunci pintu dan masuk ternyata kamar kosnya luas juga " batin khalis . dia meletakkan koper dan tas ranselnya di samping tempat tidur . lalu khalis membereskan barang barangnya dan habis itu dia mandi dan terus istirahat .
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD