BAB 5

1006 Words
hari ini aku benar benar melihat perkotaan yang elit , di depan ku berdiri gedung gedung megah . tapi aku tidak tau harus kemana sekarang mungkin aku harus mencari kontrakan dulu ya , tapi ya harus dekat dengan sekolah . ibu tadi di samping ku memperhatikan ku lalu dia mendekatiku " hey nak sebenarnya kamu mau kemana kok aku perhatiin dari tadi kamu masih berdiri di situ , emangnya kamu hendak pergi ke mana "!? tanya ibu tadi . " gak tau buk " aku gak tau harus kemana buk " oe tunggu sebentar bu enggak apa apa kan ," ucap khalis seperti mengingat sesuatu . aku mengambil sesuatu dari kantoeng jaket ku ," apa ibu tau alamat sekolah ini ." tanya ku menyodorkan selembar kertas . ibu itu mengambil kertas itu dan melihat nya . " oe ini alamat sekolah kan, kamu yang sekolah di sini ,"? tanya ibu itu pada ku . " iya buk ,ibu tau alamat sekolah ini ."? tanya ku yang sedikit senang . " ini dekat sama kos saya , tapi agak jauh sedikit sih " ucab ibu itu . " apa bu dekat sama kos kosan bu "? tanya khalis tidak percaya , karna khalis juga sekarang mau cari kos kosan juga . " iya , kok kamu senang ??" tanya ibu itu bingung karna merasa aneh melihat raut wajahnya khalis yang senang . " iya bu bagaimana tidak senang buk saya juga lagi car cari kos kosan yang dekat sama sekolah buk ."! ucap ku pada ibuk itu . " oe , ayok ikut saya kalau begitu " ajak ibu itu . " perkenalkan saya ibu susi " kamu "?? tanya ibu susi sekaligus memperkenalkan dirinya . " saya khalisna buk susi "! ucap khalis sedikit merasa gak enak entah apa .aku mengambil koper ku dan mendekati bu susi lagi . " udah beres barang barang kamu itu , " tanya bu susi . " udah buk , kita pake apa ke sana buk "? tanya khalis . bu susi celingukan seperti mencari sesuatu . " nah itu dia mereka sudah ada yang menunggu di sana" ucap buk susi sambil berjalan ke tempat yang di tunjukin tadi . aku mengikutinya di belakang bu susi sambil menyeret 1 koper dan tas ransel . tidak perlu lama kami berjalan akhirnya sampai pada tempat yang di tunjukin tadi , yang ternyata ada 2 orang yang 1 kayaknya seperti seumuran dengan ku dia laki dan 1 lagi wanita yang lebih tua dari aku beberapa tahunan . " udah lama kalian nunnggu "! tanya bu susi pada mereka . " semenjak ibu telfon tadi di rumah kakek , kita langsung berangkat ke sini ya kan kak " ucap anak itu pada wanita disampingnya . kakak itu mengangguk lalu kakak itu menatap ku . " dia siapa bu" tanya kakak itu . " oya ibu lupa , ini kenal kan khalis dia berasal dari desa kakek mu pokok nya tetangga kampung kakek mu lah "! ucap bu susi pada mereka . " oya nak ini anak anak ibu , ini rasya , dan yang ini kelvin , " ucap bu susi memperkenalkan anak nya satu per satu . " khalisna " ucap ku singkat aku tersenyum kepada mereka . ternyata mereka ramah juga membalas senyumanku . " ayok khalis kita berangkat , vin ambil koper khalis tarok di bagasi mobil " ucap bu susi . lalu khalis mengambil koper ku dan membawanya ke bagasi mobil . " yok naik ," ajak kelvin . aku langsung naik aku bersebelahan sama kak rasya di bangku tangah sedangkan bu susi di depan , yang mengemudi kelvin . mobil melaju meninggalkan terminal . di perjalanan aku melihat gedung gedung yang tertata dengan rapi , kendaran yang lalu lalang membuat area jalan macet . tidak lama berujung macet akhirnya bisa seperti jalan semula . " kamu mau apa ke sini " tanya kak rasya pada khalis . khalis yang tadi meliha lihat jalanan kini menatap rasya " aku sekolah kak , dan aku lagi mau cari kontrakan , Alhamdulillah bu susi bilang dia juga punya kontrakan , ya kebetulan banget dekat sama sekolah aku , dan aku yang lagi butuh kontrakan yang dekat sama sekolah kebetulan banget ya aku mau bangeut kak" ucap ku senang . " oe jadi gitu ceritanya "! ucap kak rasya manggut manggut . " iya nak , lagian ibu sayang liat dia pas turun dari bis yang mukanya bingung akhirnya ibu nanyak dia mau ke mana di kasih alamat sekolahnya sekolah yang di almat itu kebetulan bangeut dekat dengan kontrakan kita dan lagian ada anak smu itu yang tinggal di kontrakan , yah ibu tawarin lah , akhirnya dia mau ya kan khalis " ucap bu susi mencertakan kejadian di terminal tadi . khalis mengangguk tersenyum . kelvin yang dari tadi diam ternyata dia mengamati khalis , " sepertinya dia keturunan orang luar kali ya , mukanya blasteran seperti itu , seperti wajah artis holliwod " batin kelvin yang diam diam mengamati wajah nya khalis . memang benar khalis berwajah bak kayak model kalau di perhatiin tapi karna dia dari kampung dan tidak seperti gadis pada umumnya yang suka genitan berbeda dengan khalis yang hidupnya sederhana bajunya juga sederhana tidak mengikuti tren fasion kekinian , wajahnya yang anggun rambutnya pendeknya cuman cuman di sanggul doang masih nampak juga kecantikannya kalau di amati . lama perjalanan membuat khalis tertidur . begitupun juga rasya dia juga tidur . " bu di mana ibu nemu si bidadari buk adem amat kalau di liatnya " ucap kelvin sambil melirik khalis . bu susi menatap anak nya yang selalu kegenitan saat melihat cewek cewek yang cantik cantik sedikit . " kamu itu kenapa sih gak bisa aja liat cewek cakep langsung doer kepala kamu " ucap bu susi . kelvin tersemyum cengegesan , " bukan gitu bu " ucap kelvin malu . " nanti kalau kamu udah besar sekarang kamu belajar dulu , jangan sampai nilai kamu jelek nantinya "! seloroh bu susi . mobil melaju dengan kencang .
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD