BAB 4

1036 Words
Hari masih pagi khalis masih sempat makan dia makan dengan satu piring nasi hari ini dia makan sendiri karna ibunta masih dengan ayahnya di dalam . saat khalis lagi makan masuk rehan dari luar dia menggigil kedinginan karna pagi pagi harus mandi karna rehan ingin mengantar kakaknya ke tempat menunggu bis . " dingin kak eehg ehgg " racaunya rehan lalu mengusap wajah kakaknya dengan telapak tangannya yang dingin . khalis yang lagi asyik makan dia tidak menghirau adeknya . " huph dek kamu ngapain sih pakek usap usap segala muka kakak kalau dingin itu pakai selimut yang banyak sana enggak usah kek gitu kali " marah khalis . rehan tidak mendengarnya ia malah langsung masuk ke kamarnya mengganti baju . " dasar bocah tengil sukanya dia iseng isengin aku , ingat ya dek kalau bukan kakak mau pergi udah kakak habisin kamu ." teriak khalis . bu sumarni yang mendengar teriakan di dalam kamar langsung keluar . " ada apa ribut ribut kalian nak , pagi pagi udah bikin ribut " ucap bu sumarni dengan napasnya tersengal sengal . lalu bu sumarni duduk di meja makan dan makan sesuap nasi ke dalam mulutnya " nak ini untuk biaya naik bis nati ya " menyodorkan beberapa lembar uang ratusan ke depan khalis . khalis memandang ibunya " buk apa ada uang lain selain ini buk " ! tanya khalis . "masih ada nak yang ini buat kamu ya , kami masih punya yang lain "! oya ini buat uang jajan kamu disana nanti kan kamu ke sana belum tentu ada pekerjaan langsung kan kamu harus cari pekerjaan dulu sana sini dulu nak , nah biaya saat sebelum kamu ada kerja kamu bisa pakai kartu ini dulu nak " ucap bu sumarni sambil menyodorkan satu kartu atm kepada khalis . " tapi bu " ucap khalis merasa ragu ragu . " gak ada tapi tapi cepat ambil dan 1 lagi kamu harus menggunakannya " kalau sampai ibu tau kamu tidak menggunakan uang yang ada dalam kartu ini kamu berarti tidak menyayangi ibu nak " ucap bu sumarni dengan muka sedih . " yaudah aku terima ya bu " ucap khalis . khalis selesai makannya . dia langsung ke kamar bapaknya minta izin . " pak aku berangkat dulu ya , bapak harus sehat ya bapak pasti bisa seperti dulu lagi pak , dan jangan banyak mempersulitkan ibu pak kasian ibu kemana mana harus sendiri semenjak bapak sakit . " ucap ku pada bapak ku . aku menyalami tangan bapakku dan keluar . pak kardi hanya mampu mengangguk saat anak nya berpamitan pergi , dilihat punggung anaknya yang makin lama orang nya makin hilang dan pergi , tak terasa air matanya keluar . " apakah mungkin aku bisa seperti semula lagi , aku gak yakin kayaknya , batin pak kardi sedih dengan nasib nya yang malang . sekarang dia hanya mampu bersabar semoga aja ada keajaiban buat dirinya nanti ke depan nya . khalis duduk di ruang tamu menunggu adiknya mengantarkannya ke tempat menunggu bis . " cepat dek nanti bisa ketinggalan bis ini kakak "! ucap khalis yang nampak kesal " iya iya ini udah "! sahut rehat dari dalaam yang langsung keluar . " ayok , bu kita pergi ya " pamit khalis pada ibunya yang nongol di depan pintu " ia nak hati hati dijalan karna masih gelap ini " tutur bu sumarni memperingat anak nya . " iya , assalamualaikum " ucap khalis sambil menyalami tangan ibunya . " kamu udah pamit sama bapak kan "! ? tanya bu sumarni . " udah buk " kita pergi dulu buk "! pamit khalis . lalu mereka keluar rumah . khalis menunggu di depan karna rehan mengambil motor yang tadi udah dikeluarin dari dalam rumah . tak lama kemudian motor pun nyala dan khalis langsung naik , laulu mereka pergi . pukul 06:00 pagi mereka sampai di tempat menunggu bis khalis langsung turun membawa tas ransel nya ketempat duduk , rehan membawa koper mereka lalu menunggu bersama . " kendaraan di jalan tidak banyak karna masih tergolong perkampungan . tidak butuh menunggu waktu lama akhirnya bis nya datang khalis bergegas memdekati bapak yang mengedarai bis dia berbicara dengan pak kinet lalu membawa tas ranselnya ke dalam bis sedangkan rehan mengasih koper kepada kinet yang entah di bawa ke mana . khalis turun berpamitan sama rehan . " rehan kakak pergi dulu ya jagain ibuk sama ayah ya dek , kalau ada apa apa sama mereka kabari kakak ya "! ucap khlis meneteskan air mata lalu memeluk adiknya itu rehan membalas pelukan kakaknya , " ya udah kakak pergi dulu ya , kamu hati hati di jalan ya "! ucap khalis . " iya kak hati hati di jalan ya kak " teriak rehan . pintu bis tertutup khalis melihat adiknya yang semakin lama semakin jauh . rehan memandang bis yang sudah berjalan dan menjauh rehan lalu naik motor dan pergi pulang ke rumahnya . di dalam bis khalis sebangku dengan seorang wanita yang sudah berumur seperti ibunya dia melihat ke sana ke mari lalu meletakkan tas ranselnya di pangkuan nya . ibu itu melihat ke atas khalil " kamu dari mana nak dan hendak kemana " sapa ibu itu ramah dan tersemyum . " saya mau ke kota buk , kalau ibu " tanya khalis balik . " sama saya juga mau ke kota , karna saya tinggal di sana tadi habis dari kampung halaman " ucap ibu itu . aku tersenyum menanggapi lalu suasana kembali hening , khalis diam menikmati jalanan , sesekali dia menguap karena merasa mengantuk tapi khalis dia masih membuka lebar matanya iya tidak ingin tidur . hari menjelang siang akhirnya mereka sampai di terminal satu persatu turun khalis yang juga bangkit hendak turun tapi dia menengok ke samping nya ibu itu masih tidur rupanya ,lalu khalis membangun kan ibu itu . " buk , buk , buk sudah sampai di terminal buk " ucap khalis karna melihat ibu itu sudah sadar dan bangun sambil mengerjab ngerjab matanya . " oe sudah sampai ya , adoh ibuk ketiduran karna lelah nak , yok kita turun " ajak ibu itu . " ia buk yok " sahut khalis dia langsung bergegas turun .
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD